Esai Film

100 Film Indonesia Terbaik Yang Bisa Ditonton Via Streaming Service Legal [Part 1 dari 5]

Pinterest LinkedIn Tumblr

Maraknya streaming service legal membuat pilihan menonton, terutama film Indonesia, juga semakin terbuka lebar. Dan kita bisa menyaksikan ratusan film Indonesia dengan periode terentang lebar, terutama dalam satu dekade terakhir. Disana kita akan menyaksikan wajah sinema Indonesia yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Forum Film Indonesia bekerjasama dengan Kronologi memilah 100 film Indonesia terbaik yang bisa jadi panduan, terutama buat mereka yang belum memiliki akses ke bioskop terdekat.
Twivortiare [2019]
Pertama mereka bertemu, langsung jatuh cinta. Dalam hitungan bulan, mereka menikah. Setelah dua tahun, setelah lelah dengan semua konflik dan pertengkaran yang tak berujung, akhirnya sang dokter bedah yang super sibuk, Beno Wicaksono (Reza Rahadian), dan sang bankir sukses, Alexandra Rhea (Raihaanun) memutuskan untuk bercerai. Sahabat Alex, Wina (Anggika Bolsteri), menyebutnya sebagai perceraian yang tak pernah serius berpisah, karena tautan berbagai peristiwa senantiasa mempertemukan mereka. Sekali pun ada laki-laki lain, Denny (Denny Sumargo) yang berusaha mengisi hati Alexandra, tapi tetap saja, kuatnya rasa cinta yang dipaksa untuk mati, malah makin bersemi. Mereka pun bersatu lagi. Pernikahan kedua pun terjadi. Kali ini Beno dan Alex berjanji, akan menjalani pernikahan ini dengan sikap lebih dewasa, saling mengerti dan mau mengalah. Mereka yakin, mereka bisa, karena masih saling cinta. Tapi apakah benar, cinta saja cukup? atau yang mereka rasakan itu… bukanlah cinta?
Bisa disaksikan di Hooq.
Preman Pensiun [2019]
Setelah tiga tahun, bisnis kecimpring Muslihat (Epi Kusnandar) yang sudah pensiun sebagai preman, mengalami masalah. Penjualannya menurun. Muslihat juga menghadapi masalah baru saat Safira (Safira Maharani), anak perempuan satu-satunya, tumbuh remaja dan mulai didatangi lelaki. Masalah lebih besar: masalah di antara mantan anak buahnya.
Meraih predikat Penata Editing Terpuji Film Bioskop untuk Ichsan JW di Festival Film Bandung 2019.
Bisa disaksikan di iFlix.
Orang Kaya Baru [2019]
Cerita tentang kaya mendadak yang dialami oleh sebuah keluarga yaitu Ibu (Cut Mini), Ayah (Lukman Sardi) dan tiga anak mereka: Tika (Raline Shah), Duta (Derby Romero), dan Dodi (Fatih Unru). Keluarga ini selalu menjalani kehidupan sehari-sehari mereka dengan serba apa adanya. Ketika sang ayah meninggal, barulah diketahui bahwa selama ini ia ternyata orang yang sangat kaya. Hartanya diwariskan kepada keluarga yang ia tinggalkan  Uang kaget tersebut kemudian digunakan oleh istri dan anak-anaknya. Mereka yang tadinya hidup susah, kini membeli rumah, mobil hingga barang-barang mewah lainnya.
Menjadi nomine Penulis Skenario Terbaik untuk Joko Anwar di Festival Film Indonesia 2019.
Bisa disaksikan di iFlix.
Mantan Manten [2019]
Sebagai manajer investasi terkenal, Yasnina (Atiqah Hasiholan) punya segalanya. Kehidupan glamor, kekayaan, dan Surya (Arifin Putra), tunangan yang sangat mencintainya. Namun ketenangan hidup Yasnina harus berakhir ketika ia dikhianati oleh Iskandar (Tyo Pakusadewo) dalam sebuah kasus di perusahaannya. Dalam sekejap harta Yasnina habis tak bersisa. Tak hanya itu, rencana pernikahannya dengan Surya juga di ujung tanduk. Ardy (Marthino Lio), asisten Yasnina, mengingatkan bahwa ia masih memiliki sebuah villa di Tawangmangu yang tidak disita karena belum ganti nama. Villa itu kini menjadi harapan satu-satunya Yasnina untuk bangkit lagi. Namun untuk mengambil kembali villa tersebut, Yasnina harus menjadi asisten seorang dukun manten bernama Marjanti (Tutie Kirana).
Menjadi nomine Pemeran Pendukung Wanita Terbaik untuk Tutie Kirana di Festival Film Indonesia 2019.
Bisa disaksikan di iFlix.
Dua Garis Biru [2019]
Dara (Zara JKT48) dan Bima (Angga Yunanda) melanggar batas tanpa tahu konsekuensinya. Mereka berusaha menjalani tanggung jawab atas pilihan mereka. Mereka pikir mereka siap jadi dewasa untuk menghadapi segala konsekuensinya. Keluguan mereka langsung diuji saat keluarga yang amat mencintai mereka tahu, lalu memaksa masuk dalam perjalanan pilihan mereka.
Meraih Piala Citra Penulis Skenario Terbaik untuk Gina S Noer di Festival Film Indonesia 2019.
Bisa disaksikan di iFlix.
Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 [2018]
Nusantara, abad ke-16. Wiro Sableng (Vino G Bastian), murid pendekar misterius bernama Sinto Gendeng (Ruth Marini), mendapat titah dari gurunya untuk meringkus Mahesa Birawa (Yayan Ruhian), mantan murid Sinto Gendeng yang berkhianat. Dalam perjalanannya mencari Mahesa Birawa, Wiro terlibat dalam petualangan seru bersama dua sahabat barunya Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi). Pada akhirnya Wiro bukan hanya menguak rencana keji Mahesa Birawa, tetapi juga menemukan esensi sejati seorang pendekar.
Meraih Piala Citra Penata Riasa Terbaik untuk Jerry Octavianus di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Go Play.
The Night Comes For Us [2018]
Seorang tukang pukul bernama Ito (Joe Taslim) kembali ke keluarga kriminalnya di Jakarta setelah bekerja dengan sebuah Triad Asia Tenggara yang kejam. Dia terperangkap dalam sebuah intrik pengkhianatan dan kekacauan saat Triad tersebut memulai sebuah kampanye berdarah untuk ekspansi teritorial mereka.
Menjadi film Indonesia orisinal pertama yang diproduksi oleh Netflix.
Bisa disaksikan di Netflix.
Terbang: Menembus Langit [2018]
Terlahir di keluarga sederhana di Tarakan tak membuat Onggy (Dion Wiyoko) untuk berhenti bermimpi. Ia ingin melihat dunia, keluar dari Kalimantan. Setelah mendapatkan restu dari keluarganya, Onggy berangkat melanjutkan kuliah ke Surabaya. Berbekal nilai-nilai kehidupan yang diberikan oleh ayahnya (Chew Kin Wah), Onggy menjalani perjuangan usahanya mulai dari berjualan apel, jagung bakar, dan kerupuk. Lalu datanglah hari di mana Candra (Laura Basuki) masuk ke kehidupannya secara tak sengaja di sebuah salon. Tak menunggu lama, Onggy menikahi Candra. Bersama Candra, ia menjalani proses meraih cita-cita.
Bisa disaksikan di Viu.
Teman Tapi Menikah [2018]
Ditto (Adipati Dolken) sudah jatuh cinta sejak pertama kali bertemu dengan Ayu (Vanesha Prescilla). Ia menyukai Ayu bukan karena Ayu artis tetapi karena gaya Ayu yang seperti preman dan kocak. Tetapi 11 tahun bersahabat Ditto selalu gagal mendekati Ayu, mulai dari PDKT dengan cara nge-band sampai akhirnya ia menjadi musis perkusi professional. Bagi Ayu, Ditto hanya teman curhat dan makan. Tetapi karena cinta Ayu yang sering diselingkuhi membuat Ditto selalu jadi tempat curhat hingga suatu hari Ayu cerita akan menikah dengan pacarnya. Ditto harus memilih menyatakan perasaan atau merelakan cinta pertamanya dan menjadi sahabatnya selamanya.
Adipati Dolken dinominasikan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Klikfilm.
Si Doel the Movie [2018]
Setelah 14 tahun Sarah (Cornelia Agatha) pergi tanpa kabar yang jelas membuat Doel (H. Rano Karno) yang sekarang telah menikah dengan Zaenab (Maudy Koesnaedi) masih menyimpan kerinduan. Suatu ketika Sarah meminta bantuan Hans (Adam Jagwani) agar membawa Doel ke Amsterdam untuk bertemu dengan Dul (Rey Bong) yang merupakan anak mereka. Doel bersama Mandra pergi ke Amsterdam, dan sekarang Doel berada dalam sebuah pilihan yang benar-benar sulit.
Meraih nomine Penulis Skenario Adaptasi untuk H. Rano Karno di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Klikfilm.
Sebelum Iblis Menjemput [2018]
Alfie (Chelsea Islan) memiliki hidup yang kelam karena Ibunya meninggal secara misterius dan Ayahnya yang bernama Lesmana (Ray Sahetapy) menikah lagi dengan Laksmi (Karina Suwandi) yang sudah memiliki 2 orang anak yaitu Maya (Pevita Pearce) dan Ruben (Samo Rafael). Alfie tidak dekat dengan Ayahnya dan baru menyadari bahwa Ayahnya bangkrut dan sekarat dengan penyakit yang tidak wajar. Alfie mengunjungi Villa peninggalan keluarga Alfie untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan ia bertemu dengan Laksmi dan kedua anaknya yang memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap Alfie. Perlahan misteri yang menimpa Lesmana mulai terbuka sedikit demi sedikit.

Karina Suwandi dinominasikan meraih Piala Citra Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Netflix.
Petualangan Menangkap Petir [2018]
Sterling (Bima Azriel) adalah content creator cilik asal Indonesia yang tinggal di Hongkong bersama orangtuanya, Beth (Putri Ayudya) dan Mahesa (Darius Sinathrya). Sterling dititipkan ke kakeknya (Slamet Rahardjo) yang tinggal Selo, Boyolali, sementara orangtuanya mempersiapkan kepindahan mereka ke Jakarta. Sterling yang terbiasa dengan “teman-teman” dunia mayanya, merasa tak betah tinggal di pegunungan Boyolali. Hal ini berubah kerika ia bertemu Gianto/Jaiyen (Fatih Unru), Neta (Zara Leola), Wawan (Jidate Ahmad), Kuncoro (Danang Parikesit) dan Yanto (Siswanto). Ia mengenal asiknya berteman, berpetualang, bermain dengan beragam permainan masa kecil yang tidak pernah ditemuinya. Dipicu keinginan Jaiyen untuk menjadi seorang bintang film, Sterling dkk menemui Arifin (Abimana Aryastya) dan Kriwil (Arie Kriting), pemilik video kawinan dan layar tancap keliling untuk mengajari cara membuat film yang terinspirasi dari cerita legenda Ki Ageng Selo, kisah Sang Penangkap Petir yang bagi Sterling adalah sosok seorang superhero. Konflik terjadi karena perbedaan pola asuh Beth dan keinginan Sterling untuk bersenang-senang mengejar mimpi. Petualangan anak-anak itu selain dalam keseruan juga memberikan pelajaran berharga bagi Beth, dan yang paling penting: Sterling tahu apa arti persahabatan yang sebenarnya.
Terpilih sebagai Best Film di Jogja-Netpac Asian Film Festival 2018.
Bisa disaksikan di Maxstream.
Menunggu Pagi [2018]
Bagi Bayu (Arya Saloka) yang mempunyai toko vinyl (piringan hitam) di daerah Santa, keinginan untuk pergi ke acara festival musik terbesar tahunan Djakarta Warehouse Project (DWP) bukan menjadi prioritas. Prinsip itu tidak berubah walaupun para sahabatnya, Rico (Arya Vasco), Kevin (Raka Hutchision), dan Adi (Bio One) memaksanya datang ke acara tersebut. Prinsip itu terputus ketika tanpa sengaja Sarah (Aurelie Moeremans) datang ke toko siang hari sebelum acara dimulai. Sarah membuat Bayu penasaran dan tertarik kepadanya. Bayu memutuskan datang ke acara bersama Sarah dan segera menghubungi para sahabatnya. Di perjalanan dengan Sarah, Bayu menemukan banyak kejanggalan dan kesialan yang tanpa disadari berasal dari Sarah dan sahabat–sahabatnya.
Yayu Unru dinobatkan sebagai Aktor Pendukung Pilihan dari Festival Film Tempo 2018.
Bisa disaksikan di Vidio.
Love For Sale [2018]
Richard Achmad (Gading Marten) terlalu lama hidup sendiri. Orang menjulukinya jomblo akut. Suatu ketika teman-teman nongkrongnya memberi pertaruhan “Dua minggu lagi aku akan menikah, bawa pacarmu atau harga dirimu yang kami pertaruhkan,” Sebagai yang dituakan dalam kelompoknya, Richard pun tertantang. Ia yang selalu bercerita tentang kekasih-kekasihnya serta memberi petuah cinta pada kawan-kawannya, tak mau malu. Segala cara diupayakan: kawan-kawan wanita lama yang umumnya sudah menikah atau bahkan telah dilupakan, koneksi teman yang barangkali tersedia untuk sekedar diajak menemani, sampai ke situs kencan yang kemudian mempertemukan dirinya dengan Arini Kusuma (Della Dartyan). Kesalahan administrasi membuat Richard terpaksa membiarkan Arini berlama bersamanya, setidaknya selama 45 hari sesuai masa kontrak. Perlahan benih asmara pun tumbuh. Richard terkesan dengan pemahaman Arini pada dirinya, pada hobinya bahkan pada selera makannya. Ia pun jatuh cinta. Sesuatu yang tak pernah terjadi selama 20 tahun terakhir. Richard pun melamar Arini untuk selamanya bersamanya.
Gading Marten meraih Piala Citra Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Netflix.
Kulari Ke Pantai [2018]
Sam (Maisha Kanna), anak pantai asal Rote, Nusa Tenggara Timur, beserta ibunya, Uci (Marsha Timothy), melakukan perjalanan darat berdua saja. Rencana perjalanan adalah dari Jakarta dengan tujuan akhir Banyuwangi, untuk menemui surfer idola Sam di pantai G-Land. Sehari sebelum keberangkatan, sepupu Sam, Happy (Lil’li Latisha), anak kota yang sangat berbeda dengan Sam, berulah saat kumpul keluarga di Jakarta. Di hadapan banyak orang, Happy meledek dan merendahkan Sam. Ibu Happy, Kirana  (Karina Suwandi), meminta Happy ikut dalam perjalanan Sam dan Uci dengan harapan ia bisa mengenal dan menghargai sepupunya lebih baik. Perbedaan keduanya membuat perjalanan darat dengan mobil menjadi penuh tantangan dan tidak sesuai rencana. Berbagai situasi tak terduga muncul dan berbagai karakter unik dan lucu mereka temui dalam perjalanan.
Meraih Piala Citra Pencipta Lagu Tema Terbaik untuk RAN di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Go Play.
Keluarga Cemara [2018]
Abah (Ringgo Agus Rahman), sangat ingin bertahan setelah rumah dan pasca hartanya disita oleh debt collector untuk membayar hutang perusahaan kakak iparnya, dengan cara pindah sementara ke rumah di desa terpencil di Jawa Barat. Rumah itu merupakan rumah masa kecilnya, sebuah warisan dari ayahnya. Karena kasusnya kalah di pengadilan, keluarganya terancam selamanya hidup dalam kemiskinan di desa itu. Abah kini harus beradaptasi secara ekonomi bersama keluarga kecilnya, Emak (Nirina Zubir), Euis (Zara JKT48) yang beranjak remaja, akan mengalami menstruasi pertama serta cinta pertama; serta Cemara/Ara (Widuri Puteri) yang penuh semangat. Mereka juga harus menghadapi masalah-masalah keluarga yang perlahan mengguncang prinsip mereka bahwa “harta yang paling berharga adalah keluarga.”
Gina S Noer dan Yandy Laurens meraih Piala Citra Penulis Skenario Adaptasi Terbaik di Festival Film Indonesia 2019.
Bisa disaksikan di iFlix.
Kafir: Bersekutu Dengan Setan [2018]
Sebuah keluarga yang hidup damai dan harmonis tiba-tiba mengalami kejadian tak terduga. Di suatu makan malam sang Bapak tiba-tiba kesakitan dan sebelum mati ia mengeluarkan beling dari mulutnya. Sejak saat itu, kedamaian keluarga itu terusik. Ibu mendapatkan teror-teror gaib.  Sikap Ibu mulai aneh dan seringkali ketakutan. Bersamaan dengan itu Jarwo (Sujiwo Tejo), dukun di kampung mereka, tiba-tiba mati misterius dan rumahnya hangus terbakar. Andi (Rangga Azof) dan Dina (Nadya Arina) tidak rela kejadian yang menimpa bapak mereka, akan menimpa ibu mereka. Mereka mencari penyebabnya demi menyelamatkan nyawa ibu mereka.
Putri Ayudya dinominasikan meraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Hooq.
Jaga Pocong [2018]
Mila (Acha Septriasa), seorang suster, tidak bisa menolak ketika ditugaskan untuk merawat Sulastri (Jajang C Noer) di rumahnya. Ketika sampai di rumah Sulastri, ternyata Sulastri sudah meninggal. Radit (Zack Lee), anak Sulastri, meminta tolong supaya Mila memandikan dan membungkus jenazah Sulastri dengan kain kafan. Radit juga meminta Mila menunggui jenazah bersama Novi (Aqilla Herby), adik Radit yang masih kecil, karena ia harus mengurus pemakaman Sulastri. Muncul teror yang menakutkan. Novi nyaris terbunuh. Kemudian terungkap: yang meneror Mila dan Novi adalah pocong jenazah Sulastri. Mila berusaha untuk lepas dari teror pocong. Pocong itu ternyata menginginkan kemataian Mila.
Bisa disaksikan di Go Play.
Hoax [2018]
Tentang keluarga yang anggotanya memiliki rahasia masing-masing. Kisah bermula ketika Ragil (Vino Bastian), Adek (Tara Basro) dan Raga (Tora Sudiro), selesai berkumpul di rumah bapaknya. Setelah mereka pulang, konflik yang dialami tiga saudara ini terkuak. Ragil berusaha menutupi rahasia besarnya, Adek mengalami kejadian mistis yang mencekam, dan Raga bermasalah dengan cinta.
Bisa disaksikan di Klikfilm.
Dilan 1990 [2018]
Milea (Vanesha Prescilla) bertemu dengan Dilan (Iqbaal Ramadhan) di sebuah SMA di Bandung tahun 1990, saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung. Perkenalan yang tidak biasa membawa Milea mengenal keunikan Dilan, pintar, baik hati, romantis. Cara Dilan mendekati Milea tidak sama dengan teman-teman lelaki lain, bahkan Beni (Brandon Salim), pacar Milea di Jakarta. Perjalanan hubungan mereka tak selalu mulus. Beni, Anhar (Giulio Perangkan), Kang Adi (Refal Hadi) mewarnai perjalanan itu. Dilan membuat Milea percaya ia bisa tiba di tujuan dengan selamat.
Iqbal Ramadhan meraih Piala Citra Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2018.
Bisa disaksikan di Klikfilm.

Rubrik ini terselenggara berkat kerjasama dengan Forum Film Indonesia

BAGIKAN:
Tags: Film Indonesia

%d bloggers like this: