Berita Nasional

Alasan Keamanan, Maskapai Tunda Penerbangan ke Baghdad

Pinterest LinkedIn Tumblr

Amman, Beritasatu.com – Dua maskapai penerbangan Timur Tengah memutuskan menangguhkan penerbangan ke ibu kota Irak, Baghdad, sebagai tindakan pencegahan atas meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.
AS Tambah Pasukan di Timur Tengah
Penundaan penerbangan tersebut dilakukan oleh dua maskapai, Royal Jordanian dan Gulf Air, setelah terjadinya serangan udara yang menewaskan komandan Pasukan Quds Iran, Qassem Soleimani, di dekat bandara Baghdad, Jumat (3/1/2020).
“Maskapai memutuskan untuk menghentikan layanan antara Amman dan Baghdad, sampai pemberitahuan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan, mengingat situasi keamanan di kota itu dan di Bandara Internasional Baghdad,” kata pernyataan yang dikeluarkan maskapai Royal Jordanian, seperti dilansir laman Arabian Business, Sabtu (4/1/2020).
Maskapai asal Yordania, Royal Jordanian, mengoperasikan 18 penerbangan per minggu antara Amman dan Baghdad. Pihak maskapai juga menyatakan, rute ke kota-kota Irak lainnya, dipastikan belum terpengaruh.
Maskapai Bahrain, Gulf Air, juga memutuskan untuk menangguhkan penerbangan dari dan ke Baghdad serta kota suci Najaf di selatan ibu kota Irak, sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Iran akan Balas AS Atas Pembunuhan Soleimani
“Penangguhan penerbangan dilakukan karena alasan masalah keselamatan dan keamanan,” kata pihak Gulf Air di akun Twitter resminya.
Sementara itu, seorang juru bicara Qatar Airways mengatakan, mereka sedang memantau situasi. Pasalnya, sejumlah armada milik maskapai ini, juga masih terbang ke Baghdad dengan catatan sangat ‘hati-hati’.
“Jika ada sedikit perubahan, kami dapat membatalkan penerbangan. Sedikit perubahan itu berarti meningkatnya eskalasi,” kata juru bicara tersebut.
 

%d bloggers like this: