Berita Nasional

Korban Banjir di Rawa Buaya Jakbar Keluhkan Sulitnya Air Bersih

Pinterest LinkedIn Tumblr

Jakarta – Banjir di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat (Jakbar), mulai surut. Warga mengeluhkan sulitnya air bersih untuk membersihkan rumah mereka.”Kalau nggak ada air bersih kan kita juga susah. Ini sudah kotor semua barang-barang. Baju mau dicuci pakai apa?” kata Tini yang tinggal di RT 02 RW 11, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (4/1/2020).Baca juga: Banjir Mulai Surut, Warga Cengkareng Bersihkan Rumah dari Lumpur

Tini mengatakan listrik baru menyala pagi tadi. Sementara, air PAM belum mengalir.”Listrik sudah nyala, air PAM belum. Listrik juga baru tadi pagi mulai nyala,” ucapnya.Warga lainnya, Aan, juga mengeluhkan minimnya bantuan untuk korban banjir. Menurutnya, belum ada bantuan makanan dan minum bagi warga terutama untuk bayi.Baca juga: Ini Data Wilayah Jabodetabek yang Masih Kebanjiran”Nggak ada bantuan. Air segelas aja nggak ada, apalagi buat bayi,” tuturnya.Aan yang memiliki bayi berusia 4 bulan mengakui kesulitan untuk mendapatkan susu anaknya. Dia mengaku harus berenang saat banjir demi menari susu anak.”Berenang saya buat nyari susu anak. Itu juga susah yang jual. Perahu karet ada, tapi harus bayar Rp 20 ribu. Kalau nunggu dari Tim SAR gitu lama,” ucap dia.

(abw/haf)

rawa buaya
banjir
banjir jakarta
jakarta banjir

%d bloggers like this: