Regional

Soroti Kasus GORR yang Belum Tuntas, HMI: Ini Sudah Tahun 2020

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kronologi, Gorontalo – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gorontalo, menyoroti kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) yang tak kunjung selesai hingga saat ini.
Menurut Ketua HMI Cabang Gorontalo, Arlan, proyek nasional dengan anggaran mencapai Rp116 miliar, dan diduga merugikan negara sekitar Rp85 miliar itu terkesan jalan di tempat. Padahal, menurutnya, sudah ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Penetepan tersangka GORR sudah dilakukan sejak bulan Juni 2019 lalu, tapi sampai hari ini belum dilakukan penahanan. Padahal sekarang sudah tahun 2020,” kata Arlan kepada reporter Kronologi.id, Jumat, (3/1/2020).
Arlan juga menyoroti soal dugaan kerugian negara yang diumumkan oleh kejaksaan Tinggi Gorontalo yang hanya berdasarkan dari analisis dari salah satu kampus dan belum ada keterangan resmi dari BPKP.
“Kemerdekaan tersangka yang sudah ditetapkan harus diperhatikan. Sebab ketika belum ada kepastian hukum untuk mereka, kemerdekaan mereka terpenjara,” ujarnya.
Tak hanya itu, menurut Arlan, dengan Surat Keputusan mutasi kepala kejaksaan yang diterbitkan pada 26 Desember 2019, dan surat pembatalan mutasi yang diterbitkan pada 31 Desember 2019 oleh Kejaksaan Agung terkesan hanya mengulur-ulur waktu.

“Aneh sekali, padahal Kejagung sudah menerbitkan SK mutasi, tapi Kejagung kembali menerbitkan SK Pembatalan, hal itu membuat kebingungan di tengah publik,” ungkap dia.
Arlan, Ketua HMI cab. Gorontalo. Foto: Dok. ArlanArlan meminta, Kejaksaan Tinggi Gorontalo segera menuntaskan kasus dugaan korupsi GORR dan secepatnya memberikan kepastian kepada empat tersangka yang sudah ditetapkan tersebut.
“Kejati harus segera melakukan penahanan kepada empat tersangka tersebut, sehingga penyidikan kasus ini terlihat berjalan,” tegasnya.
Tak hanya itu, lanjut dia, Kejati juga harus segera menuntaskan 10 kasus korupsi yang sudah disupervisi oleh KPK agar progres Kejati juga bisa terlihat.
Jika tidak, kata Arlan, pihaknya akan melakukan gerakan besar-besaran di Kejaksaan Tinggi Gorontalo untuk mengawal kasus tersebut.
“Kita tidak main-main dalam mengawal persoalan ini,” pungkasnya.
Penulis: Sarjan
Editor : Zul

BAGIKAN:
Tags: Gorontalo Outer Ring RoadKasus Korupsi GORRKejaksaan Tinggi Gorontalo

%d bloggers like this: