Berita Nasional

Tim Hapkido Indonesia Kibarkan Merah Putih di Hong Kong

Pinterest LinkedIn Tumblr

Jakarta, Beritasatu.com – Atlet beladiri hapkido Indonesia tampil perkasa dengan menjadi juara umum pada Kejuaraan Hapkido WHMAF Se-Asia di Hong Kong tepatnya di Shek Kip Mei Park Sports Center yang digelar pada akhir tahun kemarin.
Dengan kekuatan 15 atlet beserta 2 pelatih, tim hapkido Indonesia berhasil membawa pulang 15 medali yakni 11 emas, 3 perak dan 1 perunggu dari kategori senior (4 emas, 1 perak dan 1 perunggu) dan junior (7 emas dan 2 perak). Alhasil mereka mampu mengibarkan bendera Merah Putih di ajang kejuaraan internasional.
Ketua Umum Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PP HI), GBPH Prabukusumo mengatakan sebagai cabang olahraga (cabor) baru di Indonesia atlet hapkindo Indonesia mampu menunjukkan taringnya dan kualitas terbaiknya. Ia menilai perkembangan beladiri asal Korea Selatan yang dikembangkan di Tanah Air ini sangat luar biasa.
Sejak disahkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pada 2 tahun lalu, Hapkido mengalami perkembangan selama lima tahun terakhir. Hapkido disahkan KONI Pusat bersamaan dengan 3 cabor baru lainnya yakni sambo, kurash dan kick boxing yang sudah dipertandingkan di SEA Games Filipina 2019 lalu.
“Sebagai cabor baru, hapkido Merah Putih siap terus mengharumkan nama Bangsa Indonesia di mata internasional, bahkan kami terus berjuang agar dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games mendatang dan bisa persembahkan banyak medali. Untuk Kejuaraan Hapkido Asia 2019 akhir tahun kemarin, kami memang telah mempersiapkan sejak lama dengan menggelar kejuaraan nasional (kejurnas) pada Oktober. Kita pilih atlet-atlet terbaik untuk mewakili Indonesia dengan latihan intensif bersama dengan pelatih terbaik,” ujar dia ketika dihubungi Jumat (3/1/2020).
Diakui Hapkido Indonesia sudah tiga kali mengikuti kejuaraan internasional dan selalu berhasil menjadi juara umum. Menurutnya untuk meraih juara para atlet harus mempersiapkan semuanya secara sempurna mulai dari teknik, stamina, cara latihan, yang semuanya diukur dari segi kecepatan, kekuatan, akurasi dan lainnya.
Pendiri Hapkido Indonesia, Master Yoyok Suryadi menambahkan kejuaraan ini diikuti sebanyak 10 negara. Rencananya akan diikuti 14 negara yang turut berpartisipasi. Namun, empat diantaranya batal mengikuti karena kondisi Hong Kong yang belum kondusif. Diantara negara yang absen yakni Malaysia, Singapura, Pakistan dan Jepang.
“Dari 15 atlet yang berangkat adalah 8 atlet putri dan 7 atlet putra. Untuk atlet senior peraih medali emas diantaranya yakni Fellie Deparisa, Jeffry Kurniawan, Devi Safitri, dan Sylvia Candra Kurniawan. Untuk junior ada Christopher Sanjaya, Shannon Tanjaya, Julia Sinta, Terania Pricilia, Awwabin Sofani dan Rafi Rajendra dan Hajjan Nugroho,” ujar Yoyok dari keterangan keterangan tertulisnya yang diterima SP.
Sementara nomor yang dipertandingkan adalah daeryun (bertarung), hoshinsul (teknik beladiri hapkido), hyung (rangkaian jurus), nakbop (teknik jatuhan dan lompatan), dan mugisul (teknik senjata). 

%d bloggers like this: