Berita Nasional

Trump Tegaskan Pembunuhan Jenderal Iran untuk Hentikan Perang

Pinterest LinkedIn Tumblr

Florida – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan dirinya memerintahkan pembunuhan Mayor Jenderal Qasem Soleimani untuk menghentikan perang, bukan untuk memulai perang baru. Diungkapkan Trump bahwa Soleimani sedang merencanakan serangan jahat terhadap diplomat dan tentara AS.Seperti dilansir AFP dan CNN, Sabtu (4/1/2020), Trump dalam pernyataan yang disiarkan televisi dari Florida pada Jumat (3/1) waktu setempat, memberikan komentar terbaru soal serangan udara AS di Baghdad, Irak, yang menewaskan Soleimani yang menjabat Komandan Pasukan Quds pada Garda Revolusi Iran. Total lima personel Garda Revolusi Iran dan lima anggota milisi Hashed al-Shaabi yang pro-Iran tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh drone militer AS di luar kompleks Bandara Internasional Baghdad pada Jumat (3/1) pagi waktu setempat.

Baca juga: Pentagon: Trump Perintahkan Pembunuhan Komandan Garda Revolusi IranSerangan drone itu mengenai dua kendaraan yang ditumpangi Soleimani dan seorang wakil komandan Hashed, Abu Mahdi al-Muhandis. Sebagai Komandan Pasukan Quds, Soleimani bertugas memimpin dan mengawasi misi-misi Garda Revolusi Iran di luar negeri.”Soleimani merencanakan serangan segera dan jahat terhadap para diplomat dan personel militer Amerika tapi kita menangkapnya saat beraksi dan mengakhirinya,” ucap Trump kepada wartawan di resor Mar-a-Lago miliknya di Florida. Trump menyebut Soleimani sebagai sosok kejam yang ‘menjadikan kematian orang-orang tak bersalah sebagai keinginannya yang sakit’. “Kita merasa nyaman bahwa kekuasaan terornya telah berakhir,” imbuhnya. Qasem Soleimani saat menghadiri rapat di Teheran, Iran, dalam foto pada September 2016 Foto: Office of the Iranian Supreme Leader via AP, File
Selanjutnya

Halaman

1
2
3

donald trump
amerika serikat
qasem soleimani
garda revolusi iran
iran

%d bloggers like this: